Skip to Content
Loading
Admin MUMA KEREN
Admin MUMA KEREN
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

Speak And Explore 2026: Cara Inovatif SMP Muma Kandangan Tingkatkan Skill English Siswa di Luar Kelas

MAGELANG – Suasana megah Candi Borobudur pada Selasa pagi, 12 Mei 2026, tampak sedikit berbeda dari biasanya. Di antara ribuan wisatawan yang memadati salah satu keajaiban dunia tersebut, terlihat sekelompok siswa-siswi berseragam putih-biru yang tampak antusias membawa buku catatan dan perangkat digital. Mereka adalah siswa dari SMP Muhammadiyah 5 Kandangan yang tengah mengikuti kegiatan bertajuk “Speak & Explore: English Outing Class at Borobudur”.


Kegiatan ini bukan sekadar wisata sekolah biasa. Program ini dirancang sebagai laboratorium bahasa luar ruangan (outdoor laboratory) untuk menguji keberanian dan kemampuan komunikasi siswa dalam bahasa Inggris secara langsung. Dengan latar belakang stupa-stupa yang ikonik, para siswa ditantang untuk berinteraksi dengan wisatawan mancanegara, sekaligus mempelajari sejarah budaya bangsa melalui kacamata global.

Memecah Kebuntuan Bahasa di Pelataran Candi

Sejak pukul 08.00 WIB, para siswa sudah tersebar di beberapa titik strategis kompleks Candi Borobudur. Program “Speak & Explore” ini menekankan pada dua aspek utama: Speak (kemampuan berbicara) dan Explore (kemampuan mengeksplorasi informasi).

Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 5 Kandangan menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menghapus rasa takut salah dalam berbicara bahasa Inggris. “Seringkali siswa pintar secara teori dan tata bahasa di kelas, tetapi membeku saat harus berhadapan dengan penutur asli. Di Borobudur, mereka dipaksa untuk keluar dari zona nyaman tersebut,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Setiap kelompok siswa dibekali dengan panduan digital dan peta interaktif yang membantu mereka mengidentifikasi lokasi-lokasi penting untuk praktik bahasa. Menariknya, dalam poster resmi kegiatan tersebut, terlihat penggunaan teknologi pendukung seperti aplikasi Vocabulary: Explore yang membantu siswa menemukan padanan kata yang tepat saat menjelaskan tentang relief atau struktur candi kepada turis asing.

Speak & Explore 2026: Cara Inovatif SMP Muma Kandangan Tingkatkan Skill English Siswa di Luar Kelas

Integrasi Teknologi dan Budaya

Yang membedakan outing class tahun 2026 ini dengan tahun-tahun sebelumnya adalah pemanfaatan teknologi informasi yang masif. Siswa tidak hanya membawa buku, tetapi juga memanfaatkan fitur English Practice berbasis digital yang terintegrasi dengan lokasi mereka berada. Melalui perangkat yang mereka bawa, siswa dapat mengakses peta navigasi “You Are Here” untuk memastikan mereka tidak melewatkan spot-spot sejarah yang menjadi poin penting dalam tugas mereka.

Beberapa siswa tampak dengan berani menyapa turis asal Eropa dan Australia. Dengan mikrofon kecil di tangan untuk kebutuhan dokumentasi konten kreatif sekolah, mereka melakukan wawancara singkat mengenai kesan para turis terhadap Indonesia.

“Awalnya saya sangat gugup, tangan saya sampai dingin,” ungkap salah satu siswi kelas VIII yang baru saja selesai berbincang dengan turis asal Belanda. “Tapi ternyata mereka sangat ramah. Saya menjelaskan sedikit tentang stupa menggunakan kosakata yang baru saya pelajari di aplikasi, dan mereka mengerti! Itu memberikan rasa percaya diri yang luar biasa.”

Membangun Generasi Berwawasan Global

Kegiatan ini juga menjadi sarana promosi budaya. Siswa SMP Muhammadiyah 5 Kandangan bertindak layaknya “Duta Cilik” yang mengenalkan kearifan lokal kepada dunia. Dalam interaksi tersebut, terjadi pertukaran informasi yang hangat; siswa belajar tentang budaya negara asal sang turis, dan sang turis mendapatkan perspektif lokal dari generasi muda Indonesia.

Pihak sekolah menegaskan bahwa penguasaan bahasa Inggris di era sekarang bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan. Namun, SMP Muhammadiyah 5 Kandangan ingin memastikan bahwa penguasaan bahasa asing tersebut tetap dibarengi dengan rasa cinta terhadap tanah air. Itulah alasan mengapa Borobudur dipilih sebagai lokasi utama, sebagai pengingat akan kebesaran sejarah nenek moyang.

Speak & Explore 2026: Cara Inovatif SMP Muma Kandangan Tingkatkan Skill English Siswa di Luar Kelas

Dokumentasi Digital dan Media Sosial

Tak lupa, kegiatan ini juga diabadikan secara apik untuk kebutuhan konten edukasi di media sosial. Melalui akun resmi @smpmuma di platform YouTube, TikTok, dan Instagram, pihak sekolah membagikan momen-momen seru para siswa saat beraksi. Hal ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada siswa sekaligus memperlihatkan kepada masyarakat luas bahwa pembelajaran di SMP Muhammadiyah 5 Kandangan berlangsung secara dinamis dan modern.

Hingga berita ini diturunkan, tagar kegiatan ini mulai ramai di media sosial, menunjukkan dukungan dari para orang tua murid yang merasa bangga melihat anak-anak mereka berani tampil di depan publik internasional.

Harapan Masa Depan

Program “Speak & Explore” diharapkan menjadi agenda tahunan yang terus berkembang. Dengan berakhirnya kegiatan pada sore hari tersebut, para siswa pulang tidak hanya membawa foto-foto indah, tetapi juga pengalaman mental yang berharga. Mereka belajar bahwa bahasa Inggris bukan sekadar mata pelajaran di rapor, melainkan jembatan yang menghubungkan mereka dengan dunia yang lebih luas.

Bagi SMP Muhammadiyah 5 Kandangan, suksesnya acara pada Selasa, 12 Mei 2026 ini menjadi bukti bahwa pendidikan karakter dan keterampilan praktis dapat berjalan beriringan di tengah kemajuan teknologi.

Laporan: Tim Media Internal SMP Muhammadiyah 5 Kandangan

Berbagi

Postingan Terkait

Konfirmasi Penutupan

Apakah anda yakin ingin menutup pemutaran video ini?