Skip to Content
Loading
Admin MUMA KEREN
Admin MUMA KEREN
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

Kiprah Gemilang Atlet Panahan SMP Muhammadiyah 5 Kandangan: Tembus Perempat Final 1st Muhammadiyah Games di UAD

YOGYAKARTA — Semangat juang pantang menyerah dan mental baja berhasil ditunjukkan oleh para duta olahraga asal Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Siswa-siswi berbakat dari SMP Muhammadiyah 5 Kandangan sukses mencatatkan prestasi gemilang dengan menembus babak perempat final dalam ajang bergengsi 1st Muhammadiyah Games yang diselenggarakan di Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta. Prestasi membanggakan ini diraih melalui cabang olahraga panahan, sebuah cabang olahraga yang tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga ketenangan batin, fokus, dan kedisiplinan tingkat tinggi.

Ajang 1st Muhammadiyah Games sendiri merupakan sebuah perhelatan akbar perdana yang mempertemukan atlet-atlet pelajar dari berbagai institusi pendidikan di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah se-Indonesia. Merujuk pada informasi resmi dari laman penyelenggara (https://muhammadiyahgames.com/), kompetisi ini dirancang bukan sekadar untuk mencari pemenang, melainkan sebagai wadah strategis untuk menjalin ukhuwah Islamiyah, membina karakter generasi muda, serta mencetak bibit-bibit atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Digelar di kompleks kampus UAD yang megah, atmosfer kompetisi terasa sangat kental, mempertemukan ratusan peserta yang telah lolos seleksi ketat di daerahnya masing-masing.

Pada kompetisi yang penuh gengsi ini, SMP Muhammadiyah 5 Kandangan mengirimkan talenta-talenta terbaiknya untuk berlaga di cabang panahan, secara spesifik pada Kategori Horsebow (Panahan Tradisional) Tingkat SMP. Kategori horsebow dikenal sebagai salah satu nomor yang paling menantang dalam dunia panahan. Berbeda dengan panahan standar (recurve atau compound) yang dilengkapi dengan berbagai alat bantu bidik presisi, horsebow menuntut pemanahnya untuk menggunakan insting murni, keseimbangan tubuh, dan teknik tarikan yang khas. Olahraga ini juga sangat lekat dengan nilai-nilai sejarah dan sunnah Rasulullah SAW, menjadikannya sangat diminati di kalangan sekolah-sekolah Islam.

Di kategori Horsebow SMP Putra, nama Muhabi Karren Dirgantara berhasil mencuri perhatian publik. Menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai daerah, Muhabi tampil dengan ketenangan yang luar biasa. Sejak babak kualifikasi, bidikan-bidikan anak muda asal Kandangan ini secara konsisten mengenai bidang sasaran dengan skor yang meyakinkan. Konsentrasi tinggi di tengah cuaca dan tekanan dari pendukung lawan tak menyurutkan langkah Muhabi. Berkat latihan keras dan bimbingan pelatih, ia berhasil melenggang mulus dari babak penyisihan hingga akhirnya memastikan satu tempat elit di babak Perempat Final (Top 8). Meski langkahnya harus terhenti di babak delapan besar, penampilan Muhabi mendapat apresiasi tinggi dan membuktikan bahwa pemanah dari daerah pegunungan Temanggung memiliki kualitas yang tak bisa dipandang sebelah mata.

Sementara itu, di Kategori Horsebow SMP Putri, srikandi-srikandi muda dari SMP Muhammadiyah 5 Kandangan juga tak mau kalah menorehkan tinta emas. Dua pemanah andalan, yakni Nuriya Rusydiana dan Aqila Tsabita, tampil penuh pesona dan daya juang tinggi. Keduanya berhasil menunjukkan teknik memanah tradisional yang anggun namun mematikan bagi target sasaran. Nuriya dan Aqila saling mendukung dan memberikan performa maksimal di setiap rambahan (seri tembakan). Persaingan di sektor putri terbilang sangat ketat, di mana margin poin antar peserta sangatlah tipis.

Namun, keteguhan hati Nuriya dan Aqila mampu membawa mereka melewati fase gugur awal. Sorak-sorai penonton di arena panahan UAD menjadi saksi bagaimana kedua pemanah putri ini secara dramatis berhasil melaju hingga babak Perempat Final. Finish di delapan besar dari puluhan peserta se-Indonesia tentu bukanlah sebuah pencapaian yang mudah. Hal ini merupakan hasil dari ratusan jam latihan, menahan rasa lelah, dan dedikasi yang tinggi terhadap olahraga sunnah ini.

Pencapaian ketiga atlet panahan ini disambut dengan rasa syukur dan bangga oleh keluarga besar SMP Muhammadiyah 5 Kandangan, Temanggung. Kepala sekolah dan jajaran pelatih menyatakan bahwa menembus perempat final di kejuaraan berskala nasional seperti 1st Muhammadiyah Games adalah sebuah batu loncatan yang sangat krusial. Ini adalah pengalaman kompetitif berharga yang akan membentuk mental bertanding Muhabi, Nuriya, dan Aqila di masa depan.

“Kami sangat bangga dengan perjuangan Muhabi Karren Dirgantara, Nuriya Rusydiana, dan Aqila Tsabita. Menembus perempat final di 1st Muhammadiyah Games membuktikan bahwa program ekstrakurikuler panahan di SMP Muhammadiyah 5 Kandangan telah berjalan pada jalur yang tepat. Ini bukan akhir, melainkan awal bagi mereka untuk terbang lebih tinggi. Pengalaman bertanding di level nasional ini jauh lebih berharga dari sekadar medali,” ujar salah satu perwakilan ofisial tim.

Keikutsertaan dan prestasi di ajang 1st Muhammadiyah Games ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi siswa-siswi lain di Kabupaten Temanggung, khususnya di SMP Muhammadiyah 5 Kandangan. Melalui panahan, mereka tidak hanya diajarkan tentang olahraga kompetitif, tetapi juga tentang nilai-nilai filosofis kehidupan: membidik target dengan pasti, melepaskan anak panah dengan ikhlas, dan menerima hasil dengan jiwa yang besar. Ke depan, evaluasi dan porsi latihan akan terus ditingkatkan agar pada seri Muhammadiyah Games berikutnya atau di berbagai kejuaraan resmi lainnya, srikandi dan arjuna dari Kandangan ini mampu melangkah lebih jauh dan membawa pulang medali emas.

Berbagi

Postingan Terkait

Konfirmasi Penutupan

Apakah anda yakin ingin menutup pemutaran video ini?