- Diposting oleh : Wahyu Anggoro Saputro
- pada tanggal : Februari 11, 2026
Terbang ke Makassar, Duta SMP Muhammadiyah 5 Kandangan Bawa Misi Harumkan Nama Temanggung
TEMANGGUNG – Suasana khidmat bercampur haru sekaligus bangga menyelimuti halaman Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Temanggung pagi ini, Rabu (11/02/2026). Di bawah langit Temanggung yang sejuk, puluhan siswa terbaik dari SMP Muhammadiyah 5 Kandangan resmi dilepas untuk bertolak menuju Makassar, Sulawesi Selatan.
Mereka akan bergabung dengan Kontingen Kabupaten Temanggung lainnya guna berlaga di ajang bergengsi Olympic Ahmad Dahlan (OlympicAD) VIII 2026. Keberangkatan ini bukan sekadar perjalanan kompetisi biasa, melainkan sebuah misi untuk membawa nama harum daerah di kancah nasional dalam gelaran yang mencatatkan sejarah baru bagi Persyarikatan Muhammadiyah.
Dilepas dengan Doa dan Harapan Tinggi
Acara pelepasan ini dipimpin langsung oleh Ketua PDM Temanggung, Drs. Makmun Pitoyo, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau memberikan suntikan semangat yang membakar motivasi para siswa dan pendamping. Beliau menekankan bahwa terpilihnya siswa SMP Muhammadiyah 5 Kandangan merupakan bukti kualitas pendidikan Muhammadiyah di daerah, bahkan yang berada di wilayah kecamatan seperti Kandangan.
“Kalian adalah duta-duta terbaik Temanggung. Pergilah dengan kepala tegak, berjuanglah dengan hati yang ikhlas, dan pulanglah dengan membawa pengalaman serta prestasi yang membanggakan. Jaga nama baik almamater dan daerah di tanah Makassar,” ujar Makmun Pitoyo di hadapan para kontingen.
Beliau juga berpesan agar para siswa tetap menjaga ibadah dan akhlak selama berada di perantauan. Menurutnya, medali adalah bonus, namun karakter unggul adalah tujuan utama dari pendidikan di Muhammadiyah.
Sejarah Baru: OlympicAD Pertama di Luar Pulau Jawa
Gelaran OlympicAD VIII kali ini memang terasa sangat spesial. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, ajang adu bakat dan prestasi siswa Muhammadiyah se-Indonesia ini diselenggarakan di luar Pulau Jawa. Kota Makassar, yang dikenal sebagai Kota Daeng, dipilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan yang akan berlangsung pada 12 hingga 14 Februari 2026.
Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Irwan Akib, saat momen Grand Launching di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar beberapa waktu lalu, menyatakan optimisme tingginya.
“Selama ini dari OlympicAD pertama sampai ketujuh semuanya di Jawa. Kita bersyukur Sulawesi Selatan mendapat kehormatan menjadi tuan rumah kedelapan. Ini adalah langkah besar untuk menunjukkan bahwa gerak pendidikan Muhammadiyah itu merata dan inklusif di seluruh penjuru negeri,” ungkap Irwan Akib.
Skala Masif dan Ragam Perlombaan
Antusiasme peserta tahun ini pun memecahkan rekor. Diperkirakan sebanyak 7.000 hingga 10.000 peserta dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK Muhammadiyah seluruh Indonesia akan memadati Makassar. Mengingat Muhammadiyah memiliki lebih dari 5.000 sekolah di seluruh Indonesia, ajang ini menjadi titik temu raksasa bagi talenta-talenta muda persyarikatan.
Terdapat sekitar 33 cabang perlombaan yang akan dikompetisikan, yang mencakup berbagai bidang:
- Sains dan Teknologi: Matematika, Fisika, Biologi, dan Robotika.
- Keagamaan: Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Fahmil Qur’an, dan Pidato Bahasa Arab.
- Seni dan Olahraga: Tapak Suci, seni suara, dan desain grafis.
- Inovasi: Seminar Internasional, Expo Pendidikan, serta Pameran UMKM.
Lebih dari Sekadar Kompetisi: Ruang Silaturahmi dan Berbagi
Bagi SMP Muhammadiyah 5 Kandangan, keikutsertaan ini adalah sarana untuk mengukur kemampuan sekaligus memperluas jaringan. Sejalan dengan visi PP Muhammadiyah, OlympicAD bukan hanya tempat berebut piala, melainkan wadah silaturahmi akbar.
Irwan Akib berharap para guru dan pembina dari Temanggung dapat memanfaatkan momen ini untuk berbagi pengalaman (sharing experience) dengan pengajar dari daerah lain, seperti dari Papua, Sumatera, hingga tuan rumah Sulawesi. Dengan begitu, semangat “maju bersama” sekolah-sekolah Muhammadiyah bisa terwujud nyata.
“Banyak hal yang bisa kita peroleh. Di samping membiasakan anak-anak meningkatkan prestasi, ini adalah ruang bagi pembina untuk belajar bagaimana mengelola sekolah Muhammadiyah agar lebih unggul dan berkemajuan,” tambahnya.
Harapan untuk Kontingen Temanggung
Keberangkatan kontingen dari halaman PDM Temanggung hari ini menandai dimulainya perjuangan panjang menyeberangi lautan menuju Sulawesi. Tantangan cuaca dan adaptasi lingkungan tentu menanti, namun dengan persiapan matang yang telah dilakukan oleh SMP Muhammadiyah 5 Kandangan, optimisme tetap membumbung tinggi.
Selamat berjuang untuk siswa-siswi SMP Muhammadiyah 5 Kandangan. Doa seluruh warga Muhammadiyah Temanggung menyertai setiap langkah kalian. Semoga bendera prestasi berkibar tinggi di Makassar, membawa pulang hasil yang membanggakan, dan yang terpenting, membawa pulang ilmu serta persaudaraan yang tak ternilai harganya.
Fastabiqul Khairat!
