- Diposting oleh : Wahyu Anggoro Saputro
- pada tanggal : Januari 10, 2026
KANDANGAN, TEMANGGUNG – Dunia pendidikan di Kabupaten Temanggung, khususnya di wilayah Kecamatan Kandangan, tengah menyambut angin segar. SMP Muhammadiyah 5 Kandangan (yang dikenal luas sebagai SMP Muhammadiyah Kandangan) secara resmi memulai babak baru dalam pengembangan sarana dan prasarana sekolah. Melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025, sekolah ini mendapatkan kucuran dana sebesar Rp 1.447.727.000,00.
Proyek ambisius yang dikelola di bawah naungan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Temanggung ini bertujuan untuk meningkatkan standar mutu fisik bangunan sekolah demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih representatif, aman, dan modern. Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pengerjaan ini dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih tiga bulan, terhitung sejak 22 September 2025 hingga 15 Desember 2025.
Sinergi Pemerintah dan Swasta demi Mutu Pendidikan
Bantuan pemerintah ini bukan sekadar renovasi biasa, melainkan sebuah bentuk kepercayaan negara terhadap institusi pendidikan swasta yang telah lama berkontribusi dalam mencerdaskan anak bangsa. SMP Muhammadiyah 5 Kandangan, yang berlokasi di Malebo Kulon, Desa Malebo, terpilih sebagai salah satu penerima manfaat karena urgensi kebutuhan pengembangan fasilitasnya.
Proyek ini dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), sebuah tim yang dibentuk secara mandiri oleh pihak sekolah untuk memastikan bahwa setiap rupiah dari dana APBN tersebut terserap secara transparan dan tepat sasaran.
Lima Fokus Utama Pembangunan
Revitalisasi ini mencakup lima poin krusial yang selama ini menjadi prioritas pengembangan sekolah. Berikut adalah rincian transformasi yang sedang dilakukan:
- Rehabilitasi Atap Gedung Laboratorium IPA Laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) adalah jantung dari literasi sains siswa. Sebelumnya, kondisi atap yang mulai menua seringkali mengkhawatirkan saat musim hujan tiba. Melalui program ini, dilakukan penggantian total konstruksi atap. Tujuannya bukan hanya mencegah kebocoran, tetapi juga melindungi peralatan laboratorium yang mahal dan sensitif dari kelembapan, sehingga praktikum siswa dapat berjalan lebih optimal dan aman.
- Pengedakan Gedung Administrasi Seiring dengan bertambahnya jumlah siswa dan tenaga kependidikan, kebutuhan akan ruang kantor yang memadai menjadi tidak terelakkan. Proyek “pengedakan” atau pengecoran lantai atas pada gedung administrasi ini merupakan langkah strategis untuk pengembangan ruang secara vertikal. Hal ini memungkinkan sekolah memiliki ruang tata usaha, ruang kepala sekolah, dan ruang guru yang lebih tertata tanpa harus menggusur lahan terbuka hijau yang tersisa.
- Pembangunan Laboratorium TIK yang Modern Menghadapi era digitalisasi pendidikan, keberadaan Laboratorium Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) adalah keharusan. Bantuan ini mencakup pembangunan ruang baru yang dirancang khusus untuk menampung perangkat komputer modern. Fasilitas ini diharapkan mampu menunjang kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) serta melatih kemampuan coding dan desain grafis bagi para siswa.
- Pembangunan Fasilitas Sanitasi (WC) yang Standar Kesehatan lingkungan sekolah dimulai dari fasilitas sanitasinya. Pembangunan unit WC baru dilakukan dengan standar kesehatan yang ketat. Fokusnya adalah pada ketersediaan air bersih, sirkulasi udara yang baik, dan kemudahan perawatan. Fasilitas sanitasi yang layak diyakini akan meningkatkan kenyamanan siswa selama berada di lingkungan sekolah dan mendukung program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
- Pembangunan Ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) Sebagai garda terdepan dalam penanganan kesehatan dasar di sekolah, UKS mendapatkan perhatian khusus. Pembangunan gedung UKS yang baru diproyeksikan menjadi tempat yang nyaman bagi siswa yang membutuhkan pertolongan pertama atau istirahat saat kondisi fisik menurun. Ruangan ini akan dilengkapi dengan fasilitas standar kesehatan sekolah sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Harapan untuk Masa Depan
Kepala SMP Muhammadiyah 5 Kandangan menyatakan bahwa bantuan ini adalah amanah besar. Dengan total nilai pekerjaan mencapai Rp 1,44 miliar, pihak sekolah berkomitmen untuk mengawal proses pembangunan agar selesai tepat waktu sebelum penutupan tahun anggaran 2025.
“Kami sangat bersyukur atas perhatian dari Pemerintah Kabupaten Temanggung dan Pemerintah Pusat melalui Dindikpora. Revitalisasi ini akan mengubah wajah sekolah kami. Jika lingkungan belajarnya berkualitas, maka motivasi belajar siswa dan kinerja guru pasti akan meningkat secara signifikan,” ungkap salah satu pengurus pembangunan di lapangan.
Masyarakat sekitar dan para wali murid menyambut baik proyek ini. Mereka berharap, setelah revitalisasi selesai pada pertengahan Desember mendatang, SMP Muhammadiyah 5 Kandangan tidak hanya unggul dari segi bangunan fisik, tetapi juga semakin kompetitif dalam mencetak lulusan yang berakhlak mulia dan cakap dalam teknologi.
Dengan tersisanya waktu pengerjaan hingga 15 Desember 2025, para pekerja konstruksi terus dikebut untuk menyelesaikan detail akhir. Transformasi ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah dan institusi pendidikan Muhammadiyah mampu menciptakan lompatan besar bagi kualitas pendidikan di wilayah pelosok Temanggung.
