- Diposting oleh : Wahyu Anggoro Saputro
- pada tanggal : Desember 19, 2025
KANDANGAN (20/12/2025) – Suasana pagi di Jalan Kandangan-Jumo KM 03, Desa Malebo, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, tampak lebih ramai dari biasanya pada Sabtu, 20 Desember 2025. Ratusan wali murid berbondong-bondong memadati halaman SMP Muhammadiyah 5 Kandangan sejak pukul 07.00 WIB. Kehadiran mereka bukan sekadar rutinitas akhir semester, melainkan untuk memenuhi undangan sekolah dalam agenda penting bertajuk “Parenting dan Pengambilan Buku Laporan Pendidikan (Rapor) Tahun Ajaran 2025/2026”.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi sekolah berstatus Terakreditasi A tersebut untuk memperat hubungan antara pihak sekolah dengan orang tua siswa. Dalam dunia pendidikan modern, kolaborasi segitiga emas antara guru, siswa, dan orang tua adalah kunci utama keberhasilan pembentukan karakter dan prestasi akademik anak.
Parenting: Membangun Kesepahaman Visi
Acara dibuka dengan sesi Parenting yang menjadi sorotan utama sebelum pembagian rapor. Kepala SMP Muhammadiyah 5 Kandangan, Bapak M. Ali Imron, S.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan anak tidak berhenti saat bel sekolah berbunyi tanda pulang. Ia menekankan pentingnya peran orang tua sebagai madrasah pertama bagi anak-anak di rumah.
“Hari ini bukan sekadar tentang melihat angka-angka nilai di kertas rapor. Lebih dari itu, kehadiran Bapak dan Ibu sekalian adalah bukti komitmen kita bersama untuk mengawal masa depan anak-anak. Melalui sesi parenting ini, kami ingin menyamakan frekuensi bahwa membentuk generasi yang cerdas dan berakhlak mulia membutuhkan kerjasama yang solid. Sekolah mendidik, orang tua mengasuh, dan keduanya harus berjalan beriringan,” ujar M. Ali Imron, S.Pd. di hadapan para wali murid.
Sesi parenting ini diisi dengan materi yang relevan dengan tantangan remaja masa kini, seperti pendampingan penggunaan gawai yang bijak, pencegahan perundungan (bullying), serta bagaimana membangun komunikasi efektif dengan anak usia SMP yang sedang dalam fase pencarian jati diri. Antusiasme wali murid terlihat dari diskusi interaktif yang terjadi, di mana banyak orang tua berbagi pengalaman dan meminta saran terkait pola asuh di rumah.
Transparansi dan Evaluasi Akademik
Setelah sesi parenting yang mencerahkan, agenda berlanjut ke inti acara yakni pembagian Buku Laporan Pendidikan (Rapor). Sesuai dengan instruksi dalam surat undangan bernomor 250/IV.04.AU/F/2025 tertanggal 15 Desember 2025, para wali murid diarahkan menuju ruang kelas putra-putri mereka untuk bertemu dengan Wali Kelas masing-masing.
Suasana di dalam ruang kelas tampak khidmat namun hangat. Wali Kelas tidak hanya menyerahkan buku rapor, tetapi juga memberikan ulasan mendalam mengenai perkembangan siswa. Ini adalah momen evaluasi yang jujur dan transparan. Guru menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih siswa, sekaligus memberikan catatan konstruktif bagi aspek-aspek yang perlu ditingkatkan pada semester berikutnya.
“Kami sangat mengapresiasi sekolah yang mewajibkan orang tua mengambil rapor secara langsung. Ini membuat kami paham betul perkembangan anak kami, tidak hanya soal nilai matematika atau bahasa, tetapi juga bagaimana adab dan perilaku sosial mereka selama di sekolah,” ungkap salah satu wali murid kelas 8 yang hadir.
Disiplin Administrasi sebagai Pembelajaran
Salah satu poin penting yang tertera dalam undangan dan dilaksanakan dengan tertib adalah mengenai administrasi pendidikan. Pihak sekolah menekankan bahwa pengambilan rapor dapat dilakukan setelah orang tua menyelesaikan administrasi pendidikan. Hal ini bukan semata-mata soal finansial, melainkan bentuk edukasi mengenai tanggung jawab dan komitmen.
Kedisiplinan administrasi ini menjamin keberlangsungan operasional sekolah yang berkualitas. Dengan fasilitas yang memadai dan program-program unggulan di SMP Muhammadiyah 5 Kandangan, dukungan administrasi dari wali murid menjadi bahan bakar agar layanan pendidikan tetap berjalan optimal sesuai standar Akreditasi A yang disandang sekolah.
Siswa Berseragam Sabtu: Identitas dan Kebanggaan
Pemandangan menarik lainnya adalah kehadiran para siswa yang mengenakan seragam hari Sabtu. Sesuai catatan dalam surat undangan, siswa diwajibkan hadir mendampingi orang tua mereka dengan seragam lengkap. Hal ini menciptakan nuansa formal namun kekeluargaan. Siswa diajarkan untuk berani menghadapi hasil usaha mereka selama satu semester dengan kepala tegak, didampingi oleh orang tua yang mendukung mereka.
Bagi siswa yang berprestasi, momen ini menjadi kebanggaan tersendiri. Namun bagi mereka yang nilainya belum memuaskan, kehadiran orang tua dan guru di satu meja menjadi sistem pendukung (support system) yang menguatkan mental mereka untuk bangkit dan memperbaiki diri di semester genap mendatang.
Harapan Menuju Semester Genap
Rangkaian acara berakhir menjelang siang hari dengan lancar dan tertib. Wajah-wajah puas terpancar dari para wali murid dan guru. Kegiatan ini sukses menjadi penutup semester gasal yang manis.
Melalui kegiatan Parenting dan Pembagian Rapor ini, SMP Muhammadiyah 5 Kandangan berharap dapat terus mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kedewasaan emosional dan spiritual yang matang. Pihak sekolah juga mengingatkan agar masa liburan sekolah dapat dimanfaatkan oleh siswa untuk kegiatan positif, istirahat yang cukup, dan mempererat ikatan dengan keluarga, sehingga saat kembali masuk sekolah nanti, mereka siap dengan semangat baru.
“Semoga Allah SWT selalu memberikan kekuatan kepada kita semua untuk terus mendidik amanah ini,” tutup M. Ali Imron, S.Pd., mengutip doa yang juga tertera dalam surat undangan, sembari melepas kepulangan para wali murid.
Suksesnya acara ini semakin mengukuhkan posisi SMP Muhammadiyah 5 Kandangan sebagai lembaga pendidikan yang kredibel, transparan, dan berorientasi pada kemajuan peserta didik di wilayah Kabupaten Temanggung.
