- Diposting oleh : Wahyu Anggoro Saputro
- pada tanggal : November 16, 2025
KANDANGAN – Suasana penuh khidmat dan semangat baru menyelimuti Aula SMP Muhammadiyah 5 Kandangan pada hari Jum’at, 14 November 2025. Momen bersejarah ini menandai lahirnya kepemimpinan baru melalui Pelantikan Bersama Pengurus Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan Dewan Pengenal Hisbul Wathan (HW) untuk periode bakti yang baru.
Acara yang dimulai tepat pukul 08.00 WIB ini tidak hanya menjadi seremonial formal, tetapi juga titik tolak regenerasi kepemimpinan di dua organisasi otonom (ortom) kesiswaan paling vital di lingkungan sekolah. Puluhan siswa-siswi terpilih, dengan seragam IPM dan HW kebanggaan mereka, berbaris rapi, siap untuk mengikrarkan janji dan menerima amanah baru.
Pelantikan bersama ini dihadiri oleh jajaran pimpinan sekolah, majelis guru, pembina IPM dan HW, serta perwakilan siswa dari setiap kelas. Tema besar yang diusung dan terus didengungkan sepanjang acara adalah tentang “amanah”—sebuah kepercayaan besar yang kini diletakkan di pundak para pelajar tersebut.
Prosesi pelantikan berlangsung tertib dan sakral. Diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah (Sang Surya), dan Mars IPM serta HW. Puncak acara adalah pembacaan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pengurus oleh pimpinan sekolah, yang mengesahkan jajaran baru IPM dan HW.
Satu per satu, nama-nama pengurus dipanggil ke depan. Dengan tangan terangkat dan suara yang mantap, mereka mengucapkan Ikrar Janji Pengurus. Mereka berjanji untuk setia menjalankan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi, menjunjung tinggi nama baik sekolah, serta melaksanakan tugas dan kewajiban dengan penuh tanggung jawab, semuanya dilandasi oleh nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Dalam sambutannya, Kepala SMP Muhammadiyah 5 Kandangan, Bapak M. Ali Imron, S.Pd., memberikan pesan yang mendalam kepada para pengurus baru. Beliau menekankan bahwa pelantikan ini adalah sebuah akad, sebuah janji suci yang tidak hanya diucapkan di hadapan manusia, tetapi juga disaksikan oleh Allah SWT.
“Anak-anakku sekalian, pengurus IPM dan HW yang baru dilantik. Hari ini, kalian secara resmi menerima tongkat estafet kepemimpinan. Ini bukan sekadar jabatan atau status, ini adalah amanah. Amanah itu berat, tetapi mulia,” ujar beliau.
Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara IPM dan HW. “IPM adalah rahim intelektual dan spiritual pelajar Muhammadiyah. Tempat kalian mengasah nalar kritis, kreativitas, dan pemahaman keagamaan. Sementara Hisbul Wathan adalah kawah candradimuka, tempat menempa fisik, mental, kedisiplinan, dan karakter kepanduan,” jelasnya.
“Saya ingin dua kekuatan ini bersatu. IPM dan HW adalah dua sayap yang akan membawa SMP Muhammadiyah 5 Kandangan terbang lebih tinggi. Jangan ada ego sektoral. Bekerjalah bersama, berkolaborasi, ciptakan program-program inovatif yang berdampak langsung bagi kemajuan akhlak dan prestasi teman-teman kalian.”
Keputusan untuk menggelar pelantikan secara bersama ini sendiri merupakan langkah strategis sekolah untuk memperkuat kohesi dan kolaborasi. Ini adalah simbol bahwa meskipun memiliki fokus gerakan yang spesifik, IPM dan HW bermuara pada satu tujuan yang sama: membentuk kader persyarikatan, kader umat, dan kader bangsa yang paripurna.
Mewakili pengurus yang baru dilantik, Ketua Umum IPM terpilih, menyampaikan pidato perdananya. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan.
“Kami sadar, amanah ini sangat besar. Kami bukanlah siapa-siapa tanpa bimbingan Bapak dan Ibu Guru serta dukungan dari seluruh rekan-rekan pelajar. Kami mohon doa dan restu, semoga kami dimudahkan untuk melaksanakan amanah ini. Insya Allah, kami akan berbuat yang terbaik untuk mengharumkan nama sekolah kita,” ucapnya dengan penuh semangat, yang langsung disambut tepuk tangan meriah.
Senada dengan itu, Ketua Dewan Pengenal HW yang baru juga berjanji akan menghidupkan semangat kepanduan dan menjadikan HW sebagai ekstrakurikuler yang dicintai, yang mampu mencetak pribadi-pribadi tangguh, disiplin, dan cinta tanah air.
Acara ditutup dengan pembacaan doa yang khusyuk, memohon kepada Allah SWT agar kepengurusan baru ini senantiasa diberi petunjuk, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan setiap program kerja mereka. Momen haru terjadi saat sesi musafahah (jabat tangan), di mana seluruh guru dan pimpinan sekolah memberikan ucapan selamat secara langsung kepada setiap anggota pengurus baru, diiringi tatapan penuh harap.
Dengan pelantikan bersama ini, SMP Muhammadiyah 5 Kandangan telah menanam benih kepemimpinan baru. Kini, bola ada di tangan para pengurus IPM dan HW. Publik sekolah menanti karya-karya nyata mereka untuk mewujudkan visi sekolah sebagai lembaga pendidikan yang unggul dalam prestasi dan mulia dalam akhlak.
